navigate_beforeDetil Spesifik

HABILITASI DAN REHABILITASI PASCA IMPLAN KOKLEA

No image available for this title

Ketersediaan

Kode EksemplarNo. PanggilTipe KoleksiLokasiStatus Eksemplar
A012018A012018Artikel JurnalPerpustakaan FKUITersedia
PENDAHULUAN
Seseorang yang mengalami tuli sensorineural (tuli saraf) perlu mendapatkan
penanganan lebih lanjut berupa habilitasi maupun rehabilitasi tergantung
etiologi. Pada keadaan tuli sensorineural sangat berat maka penggunaan
Alat Bantu Dengar (ABD) maupun implan koklea (IK) merupakan solusi
sehingga orang tersebut dapat berkomunikasi. Habilitasi pada anak dengan
gangguan pendengaran merupakan proses yang cukup kompleks dan
membutuhkan suatu tim yang bekerja sama. Habilitasi / rehabilitasi pasca
implan koklea membutuhkan tim yang terdiri dari multidisiplin. Lamanya
habilitasi atau rehabilitasi bersifat individual dan tergantung dari berbagai
faktor.1
Habilitasi merupakan pelayanan kesehatan yang menolong seseorang untuk
memperoleh, memperbaiki sebagian atau seluruh kemampuan yang
berhubungan dengan komunikasi dan aktifitas kehidupan sehari hari. Pada
anak yang lahir dengan tuli kongenital maka habilitasi bertujuan untuk
memberikan pendengaran yang belum dipunyai sejak awal.
Rehabilitasi merupakan pelayanan kesehatan terhadap seseorang untuk
memperbaiki atau meningkatkan kemampuan dan fungsi yang berhubungan
dengan komunikasi sebagai akibat penyakit, kecelakaan dan lainnya yang
terjadi.2

Informasi Detil

Judul Seri

-

No. Panggil

-

Penerbit

Workshop Naional AuditoryVerbal Practie RSCM : Jakarta.,

Deskripsi Fisik

-

Bahasa

Indonesia

ISBN/ISSN

-

Klasifikasi

NONE

 
Tipe Isi

-

Tipe Media

-

Tipe Pembawa

-

Edisi

-

Subyek

-

Info Detil Spesifik

-

Pernyataan Tanggungjawab
Tidak tersedia versi lain
Komentar

search

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subyek



Advanced Search

Masukan judul koleksi

  • SEARCHING...

Masukan pengarang koleksi

  • SEARCHING...

Masukan subjek koleksi

Masukan ISBN/ISSN koleksi