navigate_beforeDetil Spesifik

Hubungan Tingkat Stres terkait Pekerjaan dengan Tingkat Adiksi Rokok Elektrik dan Survei Stres pada Tempat Kerja = Association between Work-Related Stress and Electric Cigarette User Addiction Using The Fagerstrom Questionnaire and Workplace Stress Survey .

No image available for this title

Ketersediaan

Kode EksemplarNo. PanggilTipe KoleksiLokasiStatus Eksemplar
S19131FKS19131fkSkripsiPerpustakaan FKUITersedia
Latar Belakang: Rokok elektrik muncul di pasaran sejak tahun 2004 dan kini mulai dikonsumsi banyak orang dengan berbagai alasan. Sebuah riset di Amerika Serikat menyebutkan bahwa 65% konsumen rokok elektrik memutuskan untuk mengonsumsi rokok elektrik untuk berhenti merokok. Padahal, pengetahuan terkait dampak negatif yang ditimbulkan oleh rokok elektrik belum banyak diketahui. Tujuan: Peneliti bertujuan untuk melihat hubungan antara tingkat stres pada tempat kerja dengan tingkat adiksi terhadap rokok elektrik. Metode: Peneliti menggunakan studi cross-sectional terhadap 87 sampel yang dipilih berdasarkan radnom sampling. Pengambilan sampel menggunakan metode pengisian kuesioner. Hasil penelitian diolah dengan uji Chi-Square. Hasil: Uji Chi Square menunjukkan adanya keterkaitan antara tingkat stres pada tempat kerja dan tingkat adiksi rokok elektrik dengan nilai p sebesar 0,022. Diskusi: Tingkat stres pada tempat kerja mempengaruhi tingkat adiksi terhadap rokok elektrik. Tingkat stres yang tinggi diasosiasikan dengan tingkat adiksi yang tinggi. Tingkat stres yang rendah diasosiasikan dengan tingkat adiksi yang rendah. Rokok elektrik tidak bebas dari dampak negatif secara klinis. Salah satu dampak negatif yang ditimbulkan adalah adiksi.
Kata kunci: Rokok elektrik, Stres pada tempat kerja, Adiksi, Kuesioner Fagerstrom, Survei Stres pada Tempat Kerja


Background: Electric cigarette emerged in the market since 2004 and has now been consumed by a lot of people for various reasons. One research conducted in US found that 65% of the electronice cigarette user decided to consumed it to stop smoking. While in fact, a lot of informations related to the negative effects of electric cigarette are still yet to be learned. Objective: The study aimed to determine the relationship between work-related stress and electric cigarette user addiction. Methods:. This study is conducted by using the cross-sectional study to the 87 samples selected by random sampling and collected by online questionnaire. Results: The Chi-Square test shows that there is an association between workrelated stress and electric cigarette user addiction with the p value of 0,022. Discussion: Work-related stress affects the electric cigarette user addiction. High level of work-related stress is associated with high level of electric cigarette user addiction. Low level of work-related stress is associated with low level of electric cigarette user addiction. Electric cigarette is not free from negative clinical effect. One of the negative effect caused by electric cigarette is addiction.
Keywords: Electric cigarette, Work-related stress, Addiction, Fagerstrom questionnaire, Workplace Stress Survey

Informasi Detil

Judul Seri

-

No. Panggil

S19131fk

Penerbit

Program Pendidikan Dokter Umum S1 Reguler : Jakarta.,

Deskripsi Fisik

xv, 50 hal; ill; 21 x 30 cm

Bahasa

Indonesia

ISBN/ISSN

-

Klasifikasi

NONE

 
Tipe Isi

-

Tipe Media

-

Tipe Pembawa

-

Edisi

-

Info Detil Spesifik

-

Pernyataan Tanggungjawab
Tidak tersedia versi lain
Komentar

search

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subyek



Advanced Search

Masukan judul koleksi

  • SEARCHING...

Masukan pengarang koleksi

  • SEARCHING...

Masukan subjek koleksi

Masukan ISBN/ISSN koleksi